Biodata Lengkap Marcus Rashford, Si Bocah Ajaib Dunia Sepak Bola

Rashy
Seorang anak laki-laki tengah bermain bola dengan teman-temannya di sebuah perkebunan. Gerakannya dengan bola membedakannya dari yang lain. Dia punya insting tajam terhadap bola yang dimainkan. Dia bocah paling jenius di lingkungannya dalam hal bermain sepak bola. Teman-temannya selalu di buat kagum dengan setiap tendangan yang tercipta dari kaki panjang warna hitam milikinya. Yup, dia adalah bocah yang bernama Marcus Rashford.

Marcus lahir di Wythendshave, Manchester, Inggris, 31 Oktober 1997, dari keluarga yang latar belakang ekonominya kurang baik. Ayahnya yang bernama Robert memiliki masalah dengan keluarga. Marcus dibesarkan oleh Melanie (ibunya)seorang diri dalam sebuah rumah susun  di kawasan Sale, Greater Manchester, dengan dua orang saudaranya. Melanie sampai menghapus nama Robert dalam sertifikat kelahiran anaknya.
Saat berusia dua tahun, Dia mulai menendang bola. Dia bermain dengan teman-teman dan saudara-saudaranya di rumah, di kebun, di jalanan sepi, di mana saja, dia suka sekali bermain sepak bola. Setelah berusia empat tahun Marcus didorong untuk bergabung ke klub anak laki-laki oleh ayahnya yang merupakan pelatih disana. Disana bakatnya semakin terlihat jelas, Marcus berkembang jauh lebih cepat dibanding teman-temannya yang lain.
Marcus bergabung akademi United saat ia berusia delapan tahun. Caranya memainkan bola kerap kali mengundang rasa penasaran siapa pun yang melihatnya, sehingga dia di undang ke pusat pengembangan. Setiap ada waktu luang, dia selalu menyempatkan diri untuk berlatih. Para pelatih sering kali menemukannya mengetuk bola ke atap gudang atau garasi dan mencoba mengendalikannya saat turun, dia juga berlatih dengan memasukkan bola ke tong sampah. Ketika Marcus pulang ke rumah, dia tidak pernah lupa membawa bola putih miliknya yang selalu ia pegang setiap saat, yang telah diberi tanda 'Marcus's ball' dengan spidol hitam. Yang telah ditulis oleh internasional Inggris sendiri.

Saat usianya mengijak empat belas tahun. Instingnya yang tajam dan otak sepak bola yang berkembang dengan baik membuat pengamat bakat Manchester Untied terkesan, sehingga memaksa mereka untuk menandatanganinya ke dalam jajaran pemuda klub. Tim di bawah usia delapan belas tahun, yang berisi Paul Pogba dan Jesse Lingard, Dia yang termuda di tim itu.

Saat berusia lima belas tahun. Marcus bermasalah dengan bentuk badannya yang tidak ideal dan terlihat lebih tua ketimbang usianya yang sebenarnya, dia merasa tidak nyaman dan sedikit murung. Akhirnya ia berjuang keras menerapkan latihan fisik untuk membentuk tubuhnya. Meski di sisi lain, ia malah berhasil menunjukkan kemampuan.
Kesempatan bagi Marcus untuk bermain di tim senior United terbuka saat ia menjadi pemain paling tajam di level U-18, 2015 silam. Kala itu, ia berhasil membukukan 13 gol dari 25 penampilan. Van Gaal yang terkesan memberikannya kesempatan untuk bermain di tim senior.

Pertandingan melawan FC Midtjylland jadi pembuka karier Rashford untuk tim senior United. Meski demikian, kisahnya dari laga tersebut bermula dari sebuah ketidaksengajaan di mana ia menggantikan Anthony Martial yang mengalami cedera saat melakoni pemanasan. Keputusan Van Gaal untuk memainkan Rashford menjadi awal dari sejarah. Dua gol yang diciptakan olehnya dari pertandingan melawan Midtjylland. Sejak itu, ia naik pangkat ke tim utama United.

Perkembangan Rashford tak berhenti saat Jose Mourinho mengambil alih tongkat kepemimpinan dari tangan Van Gaal. Di awal karier, ia bermain dengan memakai nomor 39. Kemudian, berubah menjadi 19 pada 2016. Terbaru, ia diberi kesempatan untuk mengenakan nomor 10, hingga kini.
Dan di musim ini (2018/2019) dia baru saja mendapatkan penghargaan. Player Of The Month pilihan Manchester United dan Player Of The Month pilihan Premier Legaue. Dia terpilih sebagai pemain terbaik Premier League dan menjadi pemain United pertama sejak Zlatan Ibrahimovic (Desember 2016).

Komentar

Postingan populer dari blog ini